Namun pada kenyataannya, banyak rumah tinggal sekarang semakin terasa panas ketika kita berada didalam rumah. Belum lagi lahan yang tersedia untuk rumah yang ada dibuat habis tertutup dengan bangunan rumah tanpa memperhatikan bagaimana jalannya alur angin di lahan rumah serta pergerakan udara terhadap lingkungan rumah sekitar. Udara tak mampu bergerak dengan leluasa sehingga tak leluasa bergerak di antar lahan rumah.
Rumah dengan model yang beragam terutama yang berasal dari luar negeri terasa kita meninggalkan budaya dan tradisi negeri sendiri. Banyak tradisi dan cara hidup yang diadopsi dari budaya barat dan diterapkan di negeri ini. Terutama penerapan pada ruang dan rumah tinggalnya. Bagaimana menurut pendapat anda tentang rumah tinggal saat ini?
Hal ini bertolak belakang dengan kondisi arsitektur nusantara. Keadaan nyaman rumah tinggal tradisional sekitar 200 tahun yang lalu, dimana kondisi rumah tinggal terasa sejuk. Lahan untuk rumah tidak dihabiskan dengan dibangun rumah tinggal. Lahan untuk rumah disisakan untuk tempat berinteraksi dengan orang lain serta untuk lahan penghijauan. Dengan tampilan bangunan yang lebih membumi mencerminkan tradisi dan gaya hidup di tiap daerah.
Rumah tinggal tradisional di Indonesia umumnya adalah rumah panggung. Dengan rumah berbahan bangunan alami yang ramah lingkungan. Udara didalam bangunan terasa sejuk serta udara di lingkungan terasa segar pula. Apabila anda ingin mendapatkan Rumah tinggal yang ideal dan sesuai dengan lingkungan dan iklim Indonesia silahkan menghubungi Adi Munandar & Associates | Konsultan Arsitek di Surabaya & Desain interior. Silahkan kunjungi website konsultan arsitek di Surabaya dengan klik www.adi-munandar.blogspot.com



0 komentar:
Poskan Komentar